Banyak Jalan Menuju Tuhan

Di dalam Hindu, salah satu prinsip yang sangat fundamental adalah kebebasan. Hindu sebagai pandan­gan hidup meyakini bahwa kebe­basan adalah inti dari aktivitas beragama. Ini tercermin dari prinsip Catur Marga, atau empat jalan. Esensi dari Catur Marga mengajarkan bahwa terdapat empat jalan menuju Tuhan, di mana empat jalan ini dipeluk oleh umatnya sesuai dengan pilihan mereka [...]

Wisata Kekumuhan Jakarta, ’Persetubuhan’ Lintas Budaya

Keterlaluan, tidak ber­perikemanusiaan, pasti itulah sumpah serapah yang akan keluar dari mulut, bila mendengar ada sebuah wisata yang dilakukan dengan mengunjungi kampung-kam­pung yang terbilang padat, sesak dan kumuh. Berdiri di atas penderitaan orang lain, mengeruk laba dari nasib si miskin, mungkin itu pula tuduhan orang saat mengetahui adanya biro perjalanan wisata seperti itu.

Memang, semenjak dimuat [...]

Dalam Keheningan Balige memilih SBY

Persis seperti yang telah diduga sebelumnya, memang gegap gem­pita pemilihan presiden (pilpres) hanya terdengar nyaring di pulau Jawa atau tepatnya di kota-kota besar saja. Di pelosok-pelosok lain­nya tidak semeriah seperti di kota-kota besar. Bahkan di Balige, kota yang bersejarah, karena di sinilah untuk pertamakalinya orang Batak menyatakan perang secara terbuka terhadap Belanda, juga terli­hat cukup [...]

Menuju Pelayanan Yang Mendunia

dari rantau
Betapa pentingnya memuji Tuhan dengan budaya sendiri. Dan itulah yang terasa saat sekitar sepuluh ribu orang Batak yang bermukim di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi merayakan Paskah bersama beluma lama ini. Iman memang bersayap. Walaupun yang menyelenggarakan “Komunitas Bonapasogit Diaspora” orang Batak, yang membanjiri acara itu termasuk jemaat dari Ambon, Toraja, dan Manado.

Mengapa [...]

Kemenyan Terbaik Datang Dari Humbang-Hasundutan

Ketika Yesus lahir di Betlehem ada tiga orang majus dari timur datang membawa
persembahan. Mereka sampai ke sana berkat tuntunan bintang-bintang. Persembahan mereka terdiri dari emas, mur (damar yang harum), dan kemenyan. Tak ada kisah-kisah para rasul yang menyebutkan dari mana kemenyan itu diambil. Hanya para penulis sejarah yang mengatakan kemenyan berasal dari Tapanuli dengan pintu [...]

Eceng Gondok, Hutan Terbakar, Musuh Samosir

kampung halaman
Apa modal yang dimiliki Samosir untuk menjadi tujuan wisata? “Ada tiga,” jawab Mangindar Simbolon, Bupatio Samosir, dengan
tangkas. “Pertama, nature atau potensi alam. Kedua, kekayaan
sejarah orang Batak. Ketiga, ekosistem yang unik. Mo-dal inilah yang harus dikelola untuk menjadikan Samosir sebagai daerah wisata. Kita bisa menjual konsep ecotourism. Dan yang pasti, Samosir tidak akan ikut-ikutan menawarkan [...]

Eka Dimitri Sitorus

Teater
Eka adalah salah satu tokoh kunci di balik sukses dan kontroversi film “Ekskul” di ajang Festival Film Indoneisa 2006 lalu. Film yang mengambil setting cerita kekerasan di kalangan pelajar itu, berhasil keluar sebagai peraih film terbaik. Dikatakan sukses karena menjadi film terbaik dan menangguk banyak penonton. Disebutkan kontroversi karena kemenangan itu dianulir kembali oleh [...]

Pemerintah Lepaskan Tanggung-jawab Terhadap Masyarakat

Ada sarjana barat yang telah mematok harga mati bahwa demokrasi ekonomi, kata lain dari liberalisme, sebagai tatanan masyarakat yang akan berlanjut sampai ke akhir dunia. Argumen­tasinya dengan mencontohkan ekonomi kerakyatan, yang nasio-nalistis, dan mengikuti jalur menuju sosialisme (dengan menafikan Kuba, Republik Rakyat Tiongkok, Vietnam yang berjaya, misalnya), yang sudah runtuh sebagaimana terbukti dengan berantakannya Uni [...]

Nasion Berbagi Ruang Dengan Kebudayaan

Bennedict Anderson dengan karya Imagined Communities atau Komunitas-Komunitas Terbayang telah melakukan pembahasan mengenai kejang­galan-kejanggalan dari kemunculan nasionalisme di seluruh dunia. Nasion berasal dari bahasa Perancis menunjuk pada identifikasi bangsa melalui bahasa. Sekelompok manusia yang hidup dengan komunitasnya akan me­mikirkan komunitas lain yang jaraknya secara geografis berjauhan, bahkan tidak pernah bertatap muka. Misalkan orang Jawa di [...]

Cinta Kasih ‘Haholongan’ melahirkan ‘Jong Batak’

“Bahasa Batak kita begitu kaya akan puisi, pepatah, dan pribaha­sa yang kadang-kadang mengandung satu dunia kebijaksanaan tersendiri. Bahasanya sama dari Utara ke Selatan, tapi terbagi den­gan jelas dalam berbagai dialek. Kita memiliki budaya sendiri, aksara sendiri, seni bangun yang tinggi mutunya, yang sepanjang masa tetap membuktikan bahwa kita memiliki nenek-moyang yang perkasa. Sis­tim marga [...]

« Previous Entries


RECOMMENDED