Pengkontruksian sejarah Indonesia secara umum cenderung menunda-nunda permasalahan yang sensitif. Dalam uraian kali ini akan dikupas mengenai konstruksi Sumpah Pemuda sehingga menjadi versi seperti yang kita kenal sekarang. Apakah terjadi perubahan dalam butir sumpahnya?
Pada kurun waktu antara tahun 1909-1925 di seluruh Indonesia (Hindia Belanda) bermunculan organisasi-organisasi pemuda yang sebagian besar anggotanya adalah mereka yang terpelajar. [...]
-
October 12th, 2009 by wisnu
Singgahlah di onan Pangururan yang digelar setiap hari Rabu dan carilah penjual ihan Batak, Anda akan bertemu dengan Nai Andre. Sejak tahun 1998, Nai Andre, 40 tahun, sudah berjualan ihan. Pagi-pagi buta di hari Rabu, Nai Andre berangkat meninggalkan rumahnya di Sidikalang membawa keranjang-keranjang rotan berisi ihan-ihan yang telah dibungkus dengan daun pisang. Nai Andre [...]
-
October 12th, 2009 by wisnu
Gitar adalah alat musik berdawai yang dimainkan dengan jari. Kita tidak membicarakan sejarah gitar yang menjadi perdebatan banyak orang: ada yang menyebut berasal dari Babilonia. Ada yang menyebut dari Spanyol. Sejak pertengahan abad ke-16, sekitar tahun 1650, di Spanyol ada alat musik “Vihuela” mi-rip gitar kecil. Dari sana oleh Portugis, gitar dibawa ke bumi Nusantara [...]
-
October 12th, 2009 by wisnu
Buku belum menjadi kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat di Indonesia, khususnya masyarakat muda yang kini semakin termanjakan oleh kemajuan teknologi yang amat pesat dan masih terus akan berkembang. Kenyataan ini sungguh mengganggu. Khususnya bagi seorang Bilven Gultom, pemuda kelahiran Malang 30 November 1978, yang kemudian mengentaskan kegelisahannya tersebut dengan mengambil langkah kecil nan pen-ting. Dia [...]
-
October 12th, 2009 by wisnu
Sejujurnya, Indonesia juga termasuk salah satu negara yang menjadi sorotan dunia untuk diawasi, karena banyak melakukan pelanggaran hak kekayaan intelektual (HaKI). Jika terus dibiarkan, negeri ini akan menerima sanksi internasional, dihukum dan diisolasi.
Untuk mendapatkan Hak Cipta terhadap satu ciptaan, pencipta atau secara bersama-sama mendaftarkan Hak Cipta di Departemen Kehakiman. Pendaftaran tidak dipungut biaya. Memang mendaftarkan [...]
-
October 12th, 2009 by wisnu
”Terang bulan. Teranglah di kali. Buaya timbul disangkalah mati. Jangan percaya mulut lelaki. Berani sumpah tapi takut mati.” Begitulah syair lagu Terang Bulan. Lagu yang dari syairnya terkesan biasa-biasa saja ini mendadak jadi luar biasa. Menjadi luar biasa, dan sering diputar terus akhir-akhir ini, karena kemiripannya dengan ”Negaraku,” lagu kebangsaan negeri jiran Malaysia. Bahkan lagu [...]
-
October 12th, 2009 by wisnu